Pandangan Hindu Terhadap Program Vaksinasi Covid-19

Oleh: Dr. I Wayan Sutapa, M.Sc (Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia Provinsi Maluku)

Pandemi covid-19 merupakan wabah yang mengejutkan seluruh dunia dalam waktu yang sangat singkat. Berawal dari kejadian di Wuhan Cina di akhir 2019 dalam waktu cepat menyebar ke seluruh belahan dunia tidak terkecuali Indonesia, malahan dibeberapa negara telah mengalami mutasi menjadi lebih ganas. Virus Corona merupakan Severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) adalah jenis baru dari coronavirus yang menular ke manusia. Virus ini bisa menyerang siapa saja, seperti lansia (golongan usia lanjut), orang dewasa, anak-anak, dan bayi, termasuk ibu hamil dan ibu menyusui. Infeksi virus Corona disebut COVID-19 (Corona Virus Disease 2019). Tentu kondisi ini sangat memukul semua bidang di kehidupan kita yang dulunya dapat hidup normal.

Lalu sebagai umat Hindu bagaimana kita menghadapi dan menjalani kondisi ini. Sebagai umat yang sangat percaya terhadap adanya hubungan alam RTA (yaitu hukum alam yang mengatur tentang siklus alam), tentu kita harus percaya dan yakin bahwa wabah covid-19 ini adalah merupakan hukum RTA yang sudah ada untuk menciptakan keseimbangan baru. Jika kita sering dengar dan masih ingat petuah luluhur terutama di Bali mengatakan bahwa wabah apapun yang terjadi adalah merupakan kondisi dimana “Ide sedeng memargi” maka kita harus memberikan jalan agar wabah ini segera memaragi “lewat”. Kita tidak bisa melawannya apalagi menentangnya. Jika diibaratkan ombak di tengah lautan, maka untuk dapat berlayar dengan baik seorang nelayan tidak bisa melawan ombak tersebut untuk menuju suatu tempat tertentu. Nelayan harus mengikuti arus ombak tersebut, karena jika melawan maka ombak tersebut akan menggulungnya dan perjalanannya jadi batal. Olehnya itu dikala wabah covid-19 melanda sudah waktunya umat Hindu untuk menepi dan memberikan kesempatan “Ide memargi” dengan mengendalikan diri dengan tan lelalungan (tidak berpergian) dan jagra,  jika memang terpaksa harus melalukan kegiatan di luar rumah harus mematuhi protokol kesehatan.

Ajaran agama Hindu telah memberikan tuntunan kepada kita bahwa kehidupan kita di dunia harus menjalin hubungan yang harmonis untuk mencapai kedamaian didasari oleh Tri Hita Karana: Hubungan yang  baik dengan Tuhan, Hubungan yang baik dengan sesama manusia, hubungan yang baik dengan lingkungan dan mahluk lainnya.

Selain itu juga dalam Atharvaveda VII. 52. 1/ Beratha, 2004: 65) dengan jelas tercantum:

Hendaknya harmonis dengan penuh keintiman di antara kamu.

Demikian pula dengan orang-orang yang dikenal maupun asing.

Semogalah Dewa Asvin menganugerahkan rahmat-Nya untuk keharmonisan sesama.

Demikian dalam Rgveda X. 191. 3.

Wahai umat manusia! Pikirkanlah bersama, satukan hati dan

pikiranmu dengan yang lain. Aku anugerahkan pikiran yang sama,

fasilitas yang sama pula untuk kerukunan hidupmu

Selain itu dalam Maha Upanishad juga di sebutkan “ Vasudhaiva Kutumbakam “ yang artinya kita semua didunia bersaudara.

Terkait dengan covid-19 apakah hubungannya dengan ketiga seloka tersebut. Ketiga sloka tersebut merupakan landasan bagi umat Hindu untuk melakukan pengenalan diri dan lingkungan. Tak kenal maka tak sayang itu kira-kira bahasa umumnya.

Sebagaimana kita ketahui pemerintah kini sedang gencar untuk melakukan vaksinasi covid-19 bagi semua lapisan masyarakat karena virus tidak bisa dimatikan. Untuk mengendalikannya hanya melalui vaksinasi. Kita harus mendukung dan turut serta dalam program ini. Mengapa demikian karena vaksinasi merupakan salah satu langkah agar tubuh kita mengenal virus ini jika masuk ke dalam tubuh kita. Selain itu vaksinasi covid-19 juga akan meningkatkan sistem imun kita terhadap virus corona. Melalui vaksinasi covid-19 sesungguhnya kita membuat tubuh menjadi lebih kenal terhadap virus ini (sistem imun meningkat). Dengan tubuh mengenal virus ini maka tubuh kita akan lebih bisa hidup lebih harmonis dengan covid-19, bukankah Ide Sang Hyang Widhi Wase dalam Atharwa weda telah menekankan bahwa kita harus harmonis dengan yang dikenal maupun yang tidak dikenal agar kita memperoleh anugrahnya. Selain itu juga ditekankan dalam Rgveda X. 191. 3, bahwa sesungguhnya apa pun yang ada di dunia memperoleh anungrah yang sama. Virus Corona merupakan mahluk yang memperoleh anugrah yang sama dari Ide Sang Hyang Widhi. Sloka ini juga diperkuat oleh sloka dalam Maha Upanishad “Vasudhaiva Kutumbakam “ yang artinya kita semua didunia bersaudara.

Akhirnya, sesungguhnya program vaksinasi covid-19 merupakan kewajiban bukan hanya untuk membentuk sistem imun, mendukung program pemerintah sebagai guru Wisesa kita, juga mengamalkan ajaran Kitab Suci Weda. Mengikuti program vaksinasi merupakan jalan untuk memperoleh pahala yang baik (subha karma), karena kita telah menjalankan dan mengamalkan ajaran Hindu.

Mari Ikut Vaksinasi Covid-19:

Pasti anugrah phala subha karma di jagadhita dan niskale pasti kita raih.

Salam sehat.